Pengacara Asal Madura Melakukan Uji Materi, MA Meminta Presiden Mencabut PP NO.60/2016

0
265

Beritana.com, Pamekasan – Sosok pengacara dari Madura, Moh. Noval Ibrahim Salim, kelahiran pamekasan, telah berhasil ujin materi ke Mahkamah Agung terkait tentang tarif pengesahan STNK motor 25.000 sedangkan STNK mobil 50.000.

Pasalnya, sebelumnya terkait tarif pengesahan STNK ini tidak ada akan tetapi setelah presideh mengeluarkan PP nomor 60/2016 terkait pengesahan STNK yang berbayar membuat masyarakat resah.

Dengan keresahan tersebut Noval sapaan akrabnya melakukan uji materi ke Mahkamah Agung.

Kali pertamanya uji materi di lakukan di kantor sholeh dan partner akan tetapi masih kekurang bukti kuat terkait legal standingnya. Nah pada saat itu kebetulan noval membeli kendaraan motor maka dialah yang menjadikan legal standing.

“Ketika saya membeli motor baru, saya membayar pengesahan STNK, karena pada saat itu PP no.60/2016 sudah di berlakukan” tutur noval.

“Kemudian saya serahkan berkas-berkasnya ke pengadilan negeri pamekasan untuk di uji materi dan di lanjutkan ke mahkamah agung” tambahnya.

Setelah melalui berbagai proses dan lika liku yang panjang pada akhirnya uji materi ini di kabulkan oleh Mahkamah Agung dan memerintahkan kepada presiden Jokowi untuk mencabut lampiran nomor E angka 1 dan 2 Peraturan Pemerintah no. 60 tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada kepolisian negara republik indonesia. (mhd)