Gabungan Tiga Organisasi GMNI, Pancawarna, Bargantara Datangi Gedung Dewan, Pimpinan Dewan Tidak Ada

0
183

Beritana.com, Bangkalan – Kedatangan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahsiswa Nasional Indonesia, Pancawarna, Bargantara merupakan suatu keprihatinan terhadap disahkannya UU MD3 yang dianggapnya telah melumpuhkan demokrasi indonesia.

Dalam orasinya, Sarinah Fitriana Wahyu meminta kepada dewan legislatif agar menolak UU MD3 tersebut, dan juga mendesak Mahkamah Konstitusi untuk menerima uji materil revisi UU MD3.

“Karena Revisi UU MD3 tidak sesuai dengan UUD NRI 1945” teriak Fitriana Koordinator lapangan di Depang Gedung DPRD Bangkalan.

“Ada tiga pasal dalam revisi UU MD3 yang telah mecedrai demokrasi, yaitu pasal 73, 122 dan 245” imbuhnya, pada senin. (05/03/2018)

Akan tetapi kekecewaan muncul dari para demonstran lantaran tidak di temui langsung oleh Pimpinan Dewan yang sedang tidak berada di kantor karena ada kunjungan kerja.

Sempat demonstran mendesak kepada anggota dewan, mahmudi, ketua komisi A untuk menghubunginya via telephone akan tetapi satupun tidak ada jawaban dari pimipinan dewan.

terpaksa yang menemui gabungan massa akasi tersebut adalah anggota Dewan, dan memberi tanggapan terkait tuntutan-tuntutan dari demonstran.

“Silahkan sampaikan tuntutannya nanti saya sampaikan ke pimipinan” kata mahmudi.

Aksi di akahiri dengan penandatanganan oleh mahmudi atas kesepakatan yang di sediakan oleh demonstran dan Aksi berjalan dengan damai walaupun tidak di temui langsung oleh pimpinan dewan. (mhd)