Bangkalan, Adanya pungli di kabupaten Bangkalan yang sudah mengalir ke pendidikan, Membuat Gempar marah dengan banyaknya pengaduan dari Masyarakat tentang adanya pungli yang ada di sekolah.
“Ada beberapa sekolah yang sudah menjadikan pendidikan sebagai ladang bisnis dan menyalahgunaka jabatannya sebagai aparatur negera” Ujar Hakim salah satu Mahasiswa UINSA

Tuntutan Gempar di dinas pendidikan salah satunya harus mencabut pungli di yang ada pendidikan Bangkalan dan Kadisdik, kepsek dan komite sekoalah harus di pecat.

“ya, korupsi harus di barantas tuntas oleh penegak hukum terutama Kajari dan pihak kepolisian ” tandas Baijuri Alwi Selaku Korlap Aksi
Setelah beberapa jam orasi di depan Kantor dinas pendidika setelah itu Kepala dinas Pendidikan dan menerima rekan-rekan Gempar ber audensi di dalam kantor dinas Pendidikan

“saya hanya mengijinkan penambahan pagu bukan masalah uang yang ada di sekolah dan orang yang telah melakukan pungli sudah di periksa kajari” Ujar Bpk Muhni Kepala dinas

Setelah dari Dinas Pendidikan Masa Gempar Melanjutkan Aksinya ke Kajari Bangkalan

“kami sangat apreasisai terhadap Kajari Bangkalan yang sudah menangkap pelaku pungli ” ujar Baijuri dalam orasinya.

Selain ke Kajri Gempar juga Melanjutkan Aksinya di Kepolisian Bangkalan, di kepolisian Bangkalan masa hanya di temui oleh wakapolres Bangkalan dan masa Gempar tidak mau melanjutkan orasinya di sebabkan oleh mereka tidak di temui secara langsung oleh Kapolres Bangkalan. (Padli/Adin)