Beritana.com, Jogjakarta – Memburuknya sistem tatanan pemerintahan, Kontras melakukan aksi yang bertajuk #MelawanGelap di Jogjakarta diam kamisan, 12 Agustus 2016 yang di koordinator oleh Haris Azhar bersama puluhan aktivis lainnya. Aksi tersebut bertujuan untuk membersihkan negara dari aparat tak bertanggung jawab. Aksi itu mendukung Haris yang terancam dikriminalisasikan setelah mengungkap testimoni Freddy Budiman mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI, Polri dan BNN.

“Ada hal janggal yang dilakukan oleh lembaga penegak hukum, yang terkesan diskriminasi atas kepedulian terhadap aktivis kontras” ungkap Nurhakim selaku kordinator lapangan dalam aksinya yang bertajut bersihkan dari negara bejat.

Menurutnya, penetapan Hariz Azhar selaku kordinator kontras sebagai tersangka sangatlah prematur. Dia pun membandingkan dulu budi waseso berstatemen seperti itu tidak dipersoalkan. Sebenarnya sebagai pemerintah jika ada masalah seperti itu harus di akomodir bukan malah menuntut balik.

Saat di konfirmasi oleh tim media beritana.com, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang akrab di panggil Akim menyatakan bahwa dia sangat menyayangkan tindakan aparat. Dalam aksi tersbut mereka menuntut pemerintah untuk tidak takut mencopot pejabat negara yang bejat. Kedua, membenahi struktur di BNN dan lembaga lainnya.

 

Penulis : Luluk Nuraini
Editor : Moh. Firdaus